Archive

Archive for the ‘Astronomi’ Category

ALAMAT BARU

Pengelompokan Planet-Planet

Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus

Pengelompokan dengan Bumi sebagai pembatas

A) Planet Inferior

Letak orbit planet-planet ini berada di dalam orbit Bumi mengitari Matahari.

Anggota: Merkurius, Venus.

B) Planet Superior

Letak orbit planet-planet ini berada di luar orbit Bumi mengitari Matahari.

Anggota : Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

Pengelompokan dengan Lintasan Asteroid sebagai pembatas

A) Planet Dalam (Inner Planets)

Orbit planet-planet ini berada di sebelah dalam lintasan Asteroid.

Anggota : Merkurius, Venus, Bumi, Mars.

B) Planet Luar (Outer Planet)

Orbit planet-planet ini berada di sebelah luar lintasan Asteroid.

Anggota : Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

Pengelompokan berdasarkan ukuran dan bahan penyusun planet-planet

A) Planet Jovian

Planet-planet ini memiliki ukuran yang besar dan bahan penyusunnya mirip planet Jupiter.

Anggota : Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

B) Planet Terrestrial

Planet-planet ini memiliki ukuran dan bahan penyusun mirip Bumi.

Anggota : Merkurius, Venus, Bumi, Mars.

Literature

Fisika SMU Jilid 2C, Tata Surya, Marthen Kanginan, Erlangga

Categories: Astronomi

Soal Olimpiade Astronomy 2005

OSN 2005 Astronomy-Problems
2005 OSN, astronomy-provinsi,Indonesian, downloadable, size 2683 KB, format Zip, Contents 2 files (PDF format & doc).

Read more : Share4books

Soal Jawab Astronomi (No. 1-5)

Saat ini masih relatif sulit untuk menemukan materi-materi yang berkaitan dengan astronomi baik pada buku literatur maupun internet sehingga menyulitkan para pelajar yang ingin mendalami bidang ini atau akan mengikuti seleksi Olimpiade Astronomi yang setiap tahun diadakan melalui OSN bersama bidang studi yang lain seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan sebagainya.

Untuk itu Fisika Study Center  akan  menampilkan soal jawab pengantar astronomi dengan menggunakan bahasa-bahasa yang sederhana sehingga mudah untuk difahami, yang bisa digunakan sebagai pengenalan dan bahan awal,  untuk para pelajar  yang akan mengikuti seleksi olimpiade astronomi.

Soal jawab ini akan ditampilkan secara acak, tidak dalam urutan topik tertentu, namun lebih berdasarkan tingkat dari kesulitan soal.

Untuk tahap awal akan lebih banyak ditampilkan soal-soal dengan tipe mudah dan tipe sedang, seperti maksud awal dari postingan ini yaitu sebagai bahan pengenalan terhadap astronomi.

Semoga bermanfaat…..dan Selamat belajar ! (FSC)

SOAL 1

Planet X dan planet Y  mengorbit mengitari matahari. Jika perbandingan antara jarak masing-masing  planet  ke matahari adalah  3 :  1  maka perbandingan periode planet X dan planet Y mengelilingi matahari  adalah….

A. √3

B. 2√3

C. 3√3

D. 4√3

E. 5√3

PEMBAHASAN

Soal di atas tentang hukum Kepler, dimana perbandingan kuadrat periode dan pangkat tiga jari-jari planet mengitari matahari adalah konstan.

\frac{(T_x)^2}{(T_y)^2} = \frac{(R_x)^3}{(R_y)^3}

\frac{(T_x)^2}{(T_y)^2} = \frac{3^3}{1^3}

\frac{(T_x)^2}{(T_y)^2} = \frac{27}{1}

\frac{(T_x)}{(T_y)} = \sqrt27

\frac{(T_x)}{(T_y)} = 3 \sqrt3

JAWABAN : C

SOAL 2

Berdasarkan deret ukur Titius Bode maka jarak rata-rata planet Mars ke Matahari adalah…..

A. 0,4 AU

B. 0,7 AU

C. 1,0 AU

D. 1,6 AU

E. 2,8 AU

PEMBAHASAN

Berdasarkan deret ukur Titues Bode (0-3-6-12-24-48-dan seterusnya) dengan 0 untuk Merkurius, 3 untuk Venus, 6 untuk Bumi dan seterusnya. Untuk mendapatkan jarak rata-rata, tambahkan angka 4 pada angka planet dan bagi dengan angka 10. Angka milik planet Mars adalah 12 sehingga:

Jarak = \frac{(12+4)}{10}

= 1,6 AU

JAWABAN : D

SOAL 3

Radiasi bintang X pada intensitas maksimum terdeteksi  pada panjang gelombang 580 nm .Jika tetapan pergeseran Wien  adalah  2,9\times 10^{-3}   mK maka suhu permukaan bintang X tersebut adalah…

A. 3000 K

B. 4000 K

C. 5000 K

D. 6000 K

E. 7000 K

PEMBAHASAN

\lambda T = 2,9\times10^{-3}

580\times10^{-9}T =2,9\times10^{-3}

T=\frac{2,9\times10^{-3}}{580\times10^{-9}}   = 5000 K

JAWABAN : C

SOAL 4

Seorang siswa mengamati bahwa paralaks bintang B dari bumi adalah sebesar 20 detik busur. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa jarak bintang B dari bumi sejauh….

A. 0,02 parsek

B. 0,03 parsek

C. 0,04 parsek

D. 0,05 parsek

E. 0,06 parsek

PEMBAHASAN

Perhatikan gambar berikut:

Untuk mendapatkan jarak bintang dari bumi jika diketahui paralaksnya gunakan  rumusan d=\frac{1}{p} dimana d adalah jarak bintang terhadap bumi dalam satuan parsec dan p adalah paralaks bintang dalam satuan busur detik.

d=\frac{1}{p}

d=\frac{1}{20}

d= 0,05 \quad parsec

JAWABAN : D

SOAL 5

Bintang X memilki jarak 9,78 tahun cahaya. Besar paralaks dari bintang X adalah….

A. o,125 detik

B. 0,333 detik

C. 0,667 detik

D. 0,875 detik

E. 0,967 detik

PEMBAHASAN

Gunakan rumusan yang sama seperti soal nomor 4, dimana  p=\frac{1}{d} . Terlebih dahulu konversikan satuan jarak tahun cahaya menjadi satuan parsec, 1 tahun cahaya = 3,26 parsec, sehingga

d=\frac{9,78}{3,26}\quad parsec

p=\frac{3,26}{9,78}  = 0,33\quad detik

JAWABAN : B

Bersambung… Soal Jawab Astronomi

Categories: Astronomi
%d bloggers like this: